Pada era sekarang ini kita mengenal banyak sekali jenis lantai, ada marmer, keramik, parket, kayu dsb. Namun kini para pemilik rumah lebih mengincar parket sebagai finishing lantainya. Apa kelebihan lantai parket dari lantai-lantai lainnya?Tentu saja keindahan yang disertai kenyamanan. Keindahannya adalah keindahan kayu, yaitu warna dan serat- serat alami yang terbentuk sepanjang masa tumbuh pohonnya.
Lantai parket merupakan lantai khusus yang juga membawa beberapa keterbatasannya sehingga kalau di rumah tinggal hanya cocok digunakan di ruang tidur, makan, ruang keluarga, ruang duduk, mungkin juga dapur. Untuk ruang luar atau daerah basah, Anda harus memakai lantai kayu utuh nonparket. Lantai parket berbeda dengan lantai kayu zaman dulu yang terbuat dari papan kayu utuh. Parket terbuat dari partikel kayu yang diserut dan dipadatkan membentuk lapisan kayu dengan ketebalan sekitar 10 mm. Kini pilihan motif, tekstur, dan warna lantai parket makin beragam. Ada yang bernuansa coklat tua, coklat muda, krem, dan sebagainya.
Material kayu untuk parket di Indonesia, umumnya berjenis kayu jati, kayu merbau, kayu kelapa, kayu sungkai, kayu sonokeling, kayu bengkirai dan kayu ulin yang digunakan oleh arsitek rumah. Yang terakhir ini terbilang mahal dan agak sulit dicari baik oleh jasa desain interior rumah ataupun jasa arsitek rumah
Keunggulan lainnya dari parket adalah kenyamanannya. Sifatnya yang hangat tak cuma dari tampilan tapi juga saat dirasakan. Di lantai parket anda bisa tidur berbaring tanpa kuatir merasa kedinginan.
Dalam perawatannya pun tidak seperti yang dikhawatirkan oleh banyak orang, lantai kayu amat mudah dirawat dan dibersihkan.
Berkat finishing pelindung yang kuat, pembersihan dan perawatan lantai parket sama mudahnya dengan lantai keramik. Kalaupun tergores misalnya, lantai kayu amat mudah diperbaiki. Kalau goresannya ringan, perbaikannya hanya dengan pengamplasan dan merefinish ulang hanya di bagian yang rusak saja. Kalau goresannya terlalu dalam atau terkena noda yang sulit dihilangkan, keping yang cacat itu dengan mudah dapat diganti.
Namun yang harus diperhatikan dalam perawatannya adalah untuk menjaga keawetannya, hindari penggunaan air secara berlebihan saat membersihkan lantai parket. Jangan sampai air merembes ke dalam pori-pori parket karena akan membuatnya mengelupas. Ada juga yang memanfaatkan perasaan air lemon atau belimbing wuluh untuk membersihkan noda membandel dan membuat lantai parket lebih berkilau.
Untuk daerah tropis, parket memang membutuhkan perawatan ekstra karena warna kayu bisa pudar akibat sinar matahari. Untuk menjaga agar penampilan parket tetap awet, sebaiknya sering menukar letak perabot di ruangan yang menggunakan parket. Dan biasanya, perusahaan parket melengkapi pelayanannya dengan steam setiap 6 bulan sekali. Ini berfungsi untuk memelihara warna dan kebersihan parket.
Sorry, the comment form is closed at this time.