<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Andeka</title>
	<atom:link href="http://andesit-naka.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://andesit-naka.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Jan 2011 07:13:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>“ Mari kita hijaukan atap bangunan kita&#8230;.”</title>
		<link>http://andesit-naka.com/news/%e2%80%9c-mari-kita-hijaukan-atap-bangunan-kita-%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://andesit-naka.com/news/%e2%80%9c-mari-kita-hijaukan-atap-bangunan-kita-%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2011 07:12:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andesit_naka</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andesit-naka.com/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[Atap rumput dan sky greening didasari pada kepentingan untuk meningkatkan pembangunan yang peduli lingkungan, dan juga merupakan sebuah upaya menghijaukan bagian atap bangunan adalah sebuah solusi logis bagi kompetisi penggunaan ruang. Menurut beberapa catatan, Teknologi atap hijau sudah dikembangkan sejak tahun 600 SM oleh kerajaan Mesopotamia (Raja Nabuchadnezzar II) yang mengembangkan rangkaian teras bersusun yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Atap rumput dan <em>sky greening </em>didasari pada kepentingan untuk meningkatkan pembangunan yang peduli lingkungan, dan juga merupakan sebuah upaya menghijaukan bagian atap bangunan adalah sebuah solusi logis bagi kompetisi penggunaan ruang. Menurut beberapa catatan, Teknologi atap hijau sudah dikembangkan sejak tahun 600 SM oleh kerajaan Mesopotamia (Raja Nabuchadnezzar II) yang mengembangkan rangkaian teras bersusun yang ditanami pepohonan, semak – semak, rerumputan dan tanaman anggur yang menggantung hingga ujung teras.  Disebut dengan Taman gantung dari Babylon, satu dari situs tujuh keajaiban dunia dari peradaban kuno.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-624" href="http://andesit-naka.com/news/%e2%80%9c-mari-kita-hijaukan-atap-bangunan-kita-%e2%80%9d/attachment/6-2/"><img class="alignnone size-full wp-image-624" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2011/01/6.jpg" alt="" width="320" height="232" /></a></p>
<p>Menurut buku the <em>HOK Guidebook to Sustainable Design</em>, atap hijau yang modern terdiri atas lapisan yang cukup sederhana perancangannya, seperti : atap dek, lapisan anti air dan akar, isolasi, lapisan penyaring yang berisi tanah, dan terakhir lapisan tanaman.</p>
<p>Atap hijau bisa lebar atau intensif. Atap hijau yang lebar menggunakan sedikit tanah dan tanaman yang ringan dan mempunyai ketahanan tinggi seperti sedium, rumput dan semak. Didesain utamanya untuk keuntungan ekologis dibanding untuk pemakaian umum, dan juga direncanakan untuk sedikit pemeliharan dan perawatan.</p>
<p>Atap hijau intensif bercirikan menggunakan tanah yang lebih banyak/lebih dalam untuk menyangga tanaman yang lebih besar seperti pohon dan semak belukar. Ini membutuhkan tambahan dukungan struktural untuk mempertahankan beban yang lebih berat, termasuk sistem irigasi dan drainase yang lebih rumit.<a rel="attachment wp-att-625" href="http://andesit-naka.com/news/%e2%80%9c-mari-kita-hijaukan-atap-bangunan-kita-%e2%80%9d/attachment/1-4/"><img class="alignnone size-full wp-image-625" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2011/01/1.jpeg" alt="" width="260" height="194" /></a></p>
<p><strong>Pendukung atap hijau</strong></p>
<p>keuntungan atap hijau cukup jelas. Secara sederhana, atap hijau menyejukkan udara. Dia mengurangi efek <em>urban heat island</em>  (suhu wilayah kota lebih tinggi yang mempengaruhi daerah pedesaan, utamanya karena meluasnya permukaan keras yang menyerap radiasi matahari) dengan mengurangisuhu permukaan atap melalui bayangan dan <em>evapotranspiration </em>(ketika uap air sejuk dipancarkan penguapan tanah dan saat tanaman bernafas).</p>
<p><a rel="attachment wp-att-626" href="http://andesit-naka.com/news/%e2%80%9c-mari-kita-hijaukan-atap-bangunan-kita-%e2%80%9d/attachment/images/"><img class="alignnone size-full wp-image-626" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2011/01/images.jpeg" alt="" width="259" height="194" /></a></p>
<p>Atap hijau juga mempunyai nilai isolasi yang lebih tinggi, energi lebih sedikit untuk pendinginan bagian dalam gedung, yang akhirnya lebih hemat biaya energinya. Atap hijau juga memperbaiki kualitas udara ketika tanaman menyerap karbon dioksida dan memancarkan oksigen. Mereka menyaring partikel udara pada daun ketika tanaman menyerap karbon dioksida dan memancarkan oksigen.</p>
<p>Atap hijau mengurangi volume dan laju air hujan, merendahkan resiko banjir. Mereka juga menyaring polutan dan metal berat di tritisan sebelum mencapai air terbuka. Keuntungan lingkungan lainnya, atap hijau juga bisa memperpanjang usia pakai atap dengan melindungi selaput dari fluktuasi suhu ekstrim dan sinar ultra violet matahari. Mereka membantu memperindah lingkungan perkotaan dan dalam skala kecil, menambah nilai estetika bangunan properti.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-627" href="http://andesit-naka.com/news/%e2%80%9c-mari-kita-hijaukan-atap-bangunan-kita-%e2%80%9d/attachment/jap/"><img class="size-full wp-image-627 alignleft" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2011/01/jap.jpeg" alt="" width="117" height="134" /></a>Atap hijau bisa mengganti ruang hijau dan habitat alami yang hilang dalam hutan beton. Atap hijau yang intensif bisa menyediakan ruang bersantai dan pada beberapa kasus, juga bisa membantu membina semangat rasa memiliki dan semangat komunitas. Dan juga, atap hijau menjadi batu pijakan habitat untuk menghubungkan kantung habitat alami kota yang terisolasi, yang setidaknya dapat membantu menjaga satu tingkat keragaman hayati di kawasan kota.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Tren Atap Hijau</strong></p>
<p>Atap hijau dengan bentuk seperti saat ini telah berhasil di kembangkan di Eropa. Pada tahun 1960-an, kemajuan ilmu bangunan dan ketersediaan material baru memicu perkembangan teknologi atap hijau yang modern di sana, menuju ke maraknya pembangunan atap hijau. Prakteknya saat ini paling mapan di Jerman, Swiss, Austria dan Perancis. Walaupun atap hijau tidak lazim di Amerika Utara, penggunaannya sudah tersebar luas dalam beberapa tahun terakhir. Atap hijau pada gedung Chicago City Hall, salah satu contoh awal dan paling terkenal di AS, dibuat tahun 2001 dipakai sebagai eksperimen untuk menguji dampak iklim mikro di atap. Sesudah itu, Chicago sudah melaksanakan sistem insentif untuk mendorong para pemilik gedung dan kontraktor untuk memasang atap hijau di gedung mereka.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-628" href="http://andesit-naka.com/news/%e2%80%9c-mari-kita-hijaukan-atap-bangunan-kita-%e2%80%9d/attachment/chi/"><img class="size-full wp-image-628 alignleft" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2011/01/chi.jpeg" alt="" width="276" height="183" /></a></p>
<p>Secara umum, ini adalah pemerintah yang mempelopori, lewat inisiatif seperti yang terlihat di Chicago serta melalui peraturan yang dapat dilihat di Jerman yang mendukung penyebaran atap hijau. Kedua mekanisme itu juga sedang dipakai di Asia.</p>
<p>Saat ini Jepang mensyaratkan atap hijau untuk menanggulangi panas perkotaan dan pencemaran udara perkotaan dari pembangunan kota-kota yang sesak.</p>
<p>Pemerintah kota Beijing mengumumkan pada beberapa tahun yang lalu tentang ambisinya untuk membiayai penghijauan sejumlah 100.000 meter persegi atap untuk mengantisipasi Olimpiade 2008. Di Singapura, penghijauan bangunan pencakar langit telah memainkan peran kunci di kota mengisi jargon pemasaran kota yaitu sebagai Kota Taman. Sebagian karena inisiatif pemerintah, Singapura sudah kuat dalam usaha menghijaukan kota sejak 1960-an, menutupi tanah yang ada dengan daun-daunan lebat,menanam pohon dan bunga dimanapun dimungkinkan.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-629" href="http://andesit-naka.com/news/%e2%80%9c-mari-kita-hijaukan-atap-bangunan-kita-%e2%80%9d/attachment/sing/"><img class="size-full wp-image-629 alignleft" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2011/01/sing.jpeg" alt="" width="122" height="130" /></a></p>
<p>Untuk negara-kota, itu nampak seperti bangunan-bangunan gedung sedang berubah lebih hijau. ”Dari peningkatan jumlah atap hijau yang menarik yang telah dipasang, masukapara pemasok/supplier produk-produk atap hijau di pasaran, ini adalah peningkatan ketertarikan dalam penggunaan atap hijau di Singapura.”</p>
<p>Di Singapura dan kota lainnya di Asia, termasuk Indonesia dimana pertumbuhan penduduk dan perluasan ekonomi nampak dalam pengembangan lahan yang lebih padat, ”langit menghijau” adalah sebuah ”pemecahan logis bagi percepatan pengurangan ruang”.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-630" href="http://andesit-naka.com/news/%e2%80%9c-mari-kita-hijaukan-atap-bangunan-kita-%e2%80%9d/attachment/songjiang/"><img class="alignnone size-full wp-image-630" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2011/01/songjiang.jpg" alt="" width="400" height="269" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andesit-naka.com/news/%e2%80%9c-mari-kita-hijaukan-atap-bangunan-kita-%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TAMAN ASRI DI LAHAN MUNGIL</title>
		<link>http://andesit-naka.com/news/taman-asri-di-lahan-mungil/</link>
		<comments>http://andesit-naka.com/news/taman-asri-di-lahan-mungil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Dec 2010 07:35:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andesit_naka</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andesit-naka.com/?p=593</guid>
		<description><![CDATA[  Sebidang lahan mungil dibelakang rumah, jangan buru-buru dibangun  ruangan. Kebanyakan orang, ada sedikit lahan di belakang rumah, dihabisi dengan dibangun ruang-ruang tambahan. Memang kebutuhan ruang sangat penting tetapi dapat disiasati dengan tidak mengurangi “pasokan” udara segar dan  sinar matahari. Justru kelebihan tanah dibelakang dapat disiasati dengan pengolahan lahan yang jitu. Kombinasi antara hard material [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em> </em></p>
<p>Sebidang lahan mungil dibelakang rumah, jangan buru-buru dibangun  ruangan. Kebanyakan orang, ada sedikit lahan di belakang rumah, dihabisi dengan dibangun ruang-ruang tambahan. Memang kebutuhan ruang sangat penting tetapi dapat disiasati dengan tidak mengurangi “pasokan” udara segar dan  sinar matahari.</p>
<p>Justru kelebihan tanah dibelakang dapat disiasati dengan pengolahan lahan yang jitu. Kombinasi antara <em><strong>hard material</strong></em> dengan <em><strong>soft material</strong></em> dapat menjadi taman yang hadir dengan cantik. Taman tidak hanya berupa susunan <em><strong>soft material</strong></em> saja, yang terdiri dari tanaman, baik <em><strong>ground cover</strong></em>  tapi juga tanaman perdu dan tinggi.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-598" href="http://andesit-naka.com/news/taman-asri-di-lahan-mungil/attachment/1-3/"><img class="alignnone size-medium wp-image-598" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/12/1-360x480.jpg" alt="" width="360" height="480" /></a></p>
<p><strong><em>Soft Material</em></strong></p>
<p>Memilih jenis tanaman perlu dilihat iklim dan cuaca setempat, perawatan, <em><strong>style</strong></em> tanaman. Keberhasilan dari indahnya taman, terlihat setelah beberapa bulan pemilik taman dapat merawat tanaman yang ditanam oleh jasa taman. Karena keterbatasan waktu pemilik taman untuk merawat tamannya, maka pilih tanaman yang cocok atau dapat minta bantuan tenaga yang dapat merawat taman tersebut.</p>
<p>Tanaman berbunga warna warni memang indah, tapi tanaman berbunga tersebut hidup sesuai dengan kondisi iklim tertentu. Tanaman daerah tinggi tidak dapat berbunga indah bila ditanam di daerah dataran rendah, andaikan bisa berbunga tidak seindah di daerah dataran tinggi. Jadi pilihlah yang sesuai dengan iklimnya.</p>
<p>Pemilihan tanaman juga dapat disesuaikan dengan konsep taman yang akan dibuat. Tanaman tropis seperti <em><strong>cyperus papyrus</strong></em>, teratai, kamboja, pisang madagaskar, dan paku sarang burung bisa dipadukan dengan baik, sehingga menghasilkan <em><strong>Tropical concept</strong></em> . Begitu juga untuk tanaman-tanaman yang tidak berbunga seperti pohon liang liu, kucai, rumput gajah mini dapat menjadi bagian dari <em><strong>Egyptian concept</strong></em>.</p>
<p>Tinggi rendahnya tanaman dan warna daun menambah nilai estetika taman. Kamboja merah dan kuning dapat ditanam pada satu lahan taman, apalagi bila ditambah sorot lampu pada malam hari. Pandan bali dipojok taman selain untuk membuat kamuflase dari pagar tetangga juga sebagai <em><strong>eye catching</strong></em> taman.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-599" href="http://andesit-naka.com/news/taman-asri-di-lahan-mungil/attachment/2-3/"><img class="alignnone size-full wp-image-599" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/12/2.jpg" alt="" width="320" height="427" /></a></p>
<p><strong><em>Hard Material</em></strong></p>
<p>Menata taman tidak hanya menata soft material saja. Perpaduan antara soft material dengan hard material dapat menghasilkan karya yang indah. Apalagi bila ditambah dengan paduan air mancur dan tata lampu yang tepat.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-600" href="http://andesit-naka.com/news/taman-asri-di-lahan-mungil/attachment/3/"><img class="alignnone size-full wp-image-600" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/12/3.jpg" alt="" width="320" height="427" /></a></p>
<p>Hard material berupa air mancur yang keluar dari mulut singa ini, bisa dijadikan kran mengambil mencuci kaki atau semprot tanaman. Sehingga kran disembunyikan sedemikian rupa tidak terlihat berupa kran tanpa keindahan.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-601" href="http://andesit-naka.com/news/taman-asri-di-lahan-mungil/attachment/4/"><img class="alignnone size-full wp-image-601" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/12/4.jpg" alt="" width="450" height="338" /></a></p>
<p>Untuk menghindari cipratan air hujan naik ke atas lantai, maka sepanjang teras dapat diberi koral hias. Koral hias dengan pasangan batu alam hitam, mempertegas bali style. Antara koral hias dan hamparan rumput diberi pembatas, sehingga koral tidak berjatuhan di rumput. Lumpang diletakkan di atas bak kontrol air hujan, selain untuk menutup bak kontrol juga sebagai elemen keindahan. <em><strong>Stepping stone</strong></em> dari batu candi dan seonggok batu yang memang sengaja dipasang di taman ini menjadi hard materialnya.</p>
<p>Dapur diletakkan diluar, mau tidak mau menjadi bagian dari taman. Supaya dapat memberi nilai positif bagi taman, maka dapur diharapkan dapat selalu bersih. Selain itu, pertimbangan pemilik rumah, bila memasak tidak terasa panas. Balutan batu candi pada kolom dan lampu dinding yang serasi semakin indah taman mungil ini.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-602" href="http://andesit-naka.com/news/taman-asri-di-lahan-mungil/attachment/5/"><img class="alignnone size-full wp-image-602" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/12/5.jpg" alt="" width="450" height="338" /></a></p>
<p>Teras (fungsi: ruang makan) dihubungkan dengan selasar kecil menuju ke dapur. Kolom sebagai elemen arsitektur juga dapat dijadikan nilai tambah bagi <em>hard scape</em>. Dengan material yang cukup murah, taman tampil asri dan indah. Penempatan soft material disesuaikan dengan datangnya sinar matahari. Tanaman yang tidak membutuhkan sinar matahari secara langsung dapat diletakkan pada area yang teduh.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-603" href="http://andesit-naka.com/news/taman-asri-di-lahan-mungil/attachment/6/"><img class="alignnone size-full wp-image-603" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/12/6.jpg" alt="" width="450" height="338" /></a></p>
<p>Karena pemilik taman termasuk orang yang sibuk, maka pemilihan tanaman juga disesuaikan dengan tingkat kerumitan perawatan. Lahan mungil disulap menjadi taman asri nan cantik.(RL)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andesit-naka.com/news/taman-asri-di-lahan-mungil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RUANG DISPLAY BARANG DAN RUANG TUNGGU KANTOR JASA</title>
		<link>http://andesit-naka.com/news/ruang-display-barang-dan-ruang-tunggu-kantor-jasa/</link>
		<comments>http://andesit-naka.com/news/ruang-display-barang-dan-ruang-tunggu-kantor-jasa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Nov 2010 05:08:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andesit_naka</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andesit-naka.com/?p=581</guid>
		<description><![CDATA[Fitur Interior RUANG DISPLAY BARANG DAN RUANG TUNGGU KANTOR JASA S alah satu proses penjualan adalah memperkenalkan produk ke konsumen, baik produk unggulan maupun produk yang menduduki level ke 2. Penjualan barang maupun penjualan jasa perlu untuk diperkenalkan ke dunia pembeli, agar pembeli dapat mengerti benar apa yang akan dibelinya. Informasi yang sebenarnya akan diberikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Fitur Interior</em></p>
<p><strong>RUANG DISPLAY BARANG DAN RUANG TUNGGU KANTOR JASA</strong></p>
<table style="height: 43px" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td height="43" align="left" valign="top">S</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>alah satu proses penjualan adalah memperkenalkan produk ke konsumen, baik produk unggulan maupun produk yang menduduki level ke 2. Penjualan barang maupun penjualan jasa perlu untuk diperkenalkan ke dunia pembeli, agar pembeli dapat mengerti benar apa yang akan dibelinya. Informasi yang sebenarnya akan diberikan oleh pihak penjual kepada para konsumennya, apalagi bila produk tersebut memiliki nilai yang unik dan unggul.</p>
<p>Untuk itu, kepercayaan konsumen akan barang atau jasa yang dipasarkan dapat terlihat dari cara mendisplay barang ruang pamer sehingga ruang display sangat penting bagi penjualan barang. Sedangkan kantor penjualan jasa terlihat dari ruang tamu dimana ruang tersebut sangat penting sebagai “wajah” dari bisnis jasa.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-582" href="http://andesit-naka.com/news/ruang-display-barang-dan-ruang-tunggu-kantor-jasa/attachment/view-2/"><img class="alignleft size-medium wp-image-582" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/11/View-2-640x480.jpg" alt="" width="314" height="235" /></a></p>
<p><strong>Ruang Display Penjualan Barang</strong></p>
<p>Ruang dimana ditelakkan barang-barang yang akan dijual. Secara umum, pastilah konsumen atau calon pembeli yang datang dapat merasa nyaman memilih barang yang dipamerkan. Coba bandingkan antara toko makanan ringan khas daerah tertentu dibandingkan dengan toko kain tradisional. Keduanya mengusung nilai tradisional tapi cara menawarkannya berbeda. Toko kain tradisional, lebih nyaman bila calon pembeli dapat mematut dirinya menggunakan kain tersebut. Boleh jadi mereka dapat merasa nyaman dengan ke-privasian yang ada.</p>
<p>Begitu pula untuk tata letak barang, pastilah meletakkan makanan ringan berbeda dengan kain-kain yang bernilai mahal. Kesan anggun dan mahal, biasanya ditampilkan pada toko kain tradisional. Menggunakan lemari-lemari kaca yang dapat terlihat barang display, memberi kesan bersih. Berbeda dengan toko makanan ringan yang sudah terbungkus plastik, jajaran bungkusan plastik makanan disusun rapi pada rak-rak dengan ukuran yang tepat.</p>
<p>Perlu diperhatikan pula arah sirkulasi calon pembeli pada toko. Barang unggulan atau prioritas diletakkan diawal pembeli masuk ke dalam toko. Biasanya bergerak dari arah kiri baru kearah kanan dari toko.</p>
<p>Ukuran ruang sirkulasi juga perlu diperhatikan. Lebar ruang sirkulasi cukup untuk calon pembeli membawa barang yang dipilih atau keranjang dibawa. Lebar ruang sirkulasi tidak hanya untuk satu orang tapi juga dapat untuk 2 orang yang berbelanja bersama.</p>
<p>Begitu pula untuk tata letak pencahayaan dan jenis pencahayaan. Pencahayaan yang tepat dapat sangat membantu barang-barang tersebut dapat “mencuri” hati konsumen. Ruang yang terlalu gelap, membuat para konsumen enggan untuk memilih barang, karena ketidaknyamanan.  Bila lampu dibuat sangat terang, maka hampir sama dengan pasar-pasar swalayan, tidak ada permainan prioritas barang. Karena dengan adanya tata cahaya yang baik, barang unggulan dapat lebih ditonjolkan.</p>
<p><strong>Ruang Tamu Penjualan Jasa</strong></p>
<p>Kondisi ruang tamu pada kantor penjualan jasa, merupakan “wajah” dari pemiliknya dan lingkup usahanya. Semua ruang tunggu kantor jasa harus nyaman dan dapat menyampaikan pesan <em>“saya dapat dipercaya untuk memberikan solusi bagi anda”.</em></p>
<p><a rel="attachment wp-att-583" href="http://andesit-naka.com/news/ruang-display-barang-dan-ruang-tunggu-kantor-jasa/attachment/9/"><img class="alignleft size-medium wp-image-583" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/11/9-576x480.jpg" alt="" width="282" height="235" /></a></p>
<p>Untuk itu kehadiran elemen-elemen interior yang dapat memberikan ketenangan dihadirkan di ruang ini, seperti<em> fountain</em> kecil yang diletakkan di atas meja, alunan musik lembut, kursi yang ergonomis, dan beberapa majalah yang berkaitan dengan jasa Anda.</p>
<p>Bila ternyata kemungkinan ada beberapa kelompok tamu datang untuk berkonsultasi, maka bentuk meja dan kursi tamu dapat diatur sedemikian rupa sehingga mereka bisa menunggu secara berkelompok. Bentuk kursi pun dapat dilihat sampai seberapa lama, tamu menunggu. Bila cukup lama, maka pemilihan kursi yang cukup empuk dapat sebagai pilihan.</p>
<p>Bagi kantor jasa yang mengharuskan tamu menunggu cukup lama, dapat menghadirkan pojok untuk makanan dan minuman swalayan. Sebagai contoh ruang tunggu dokter spesialis diabetes, menyediakan pojok minuman teh hangat dengan gula rendah kalori.</p>
<p>Pemilihan warna, juga penting untuk ruang tunggu ini. Pemilihan warna cerah pada setiap elemen interior menggambarkan bisnis yang ada dibalik ruang tamu ini. Usaha yang dibidang jasa rekreatif, santai dapat dipilih warna cerah. Berbeda dengan usaha dibidang jasa serius, dapat dipilih warna yang lebih gelap, seperti hijau, merah marun dengan kombinasi warna krem atau emas.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-584" href="http://andesit-naka.com/news/ruang-display-barang-dan-ruang-tunggu-kantor-jasa/attachment/ruang-lobby-2/"><img class="alignleft size-full wp-image-584" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/11/ruang-lobby-2.jpg" alt="" width="314" height="235" /></a></p>
<p>Kesalahan dalam memilih warna terkadang dapat menjebak konsumen terhadap bidang usaha yang ada. Bisa juga warna-warna diambil dari warna yang ada di logo perusahaan. Warna dominan pada logo perusahaan dapat diterapkan secara dominan pula pada interior ruang tamu.(LR)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andesit-naka.com/news/ruang-display-barang-dan-ruang-tunggu-kantor-jasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PARKET, sebagai pilihan finishing lantai.</title>
		<link>http://andesit-naka.com/news/parket-sebagai-pilihan-finishing-lantai/</link>
		<comments>http://andesit-naka.com/news/parket-sebagai-pilihan-finishing-lantai/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 03:04:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andesit_naka</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andesit-naka.com/?p=571</guid>
		<description><![CDATA[Pada era sekarang ini kita mengenal banyak sekali jenis lantai, ada marmer, keramik, parket, kayu dsb. Namun kini para pemilik rumah lebih mengincar parket sebagai finishing lantainya. Apa kelebihan lantai parket dari lantai-lantai lainnya?Tentu saja keindahan yang disertai kenyamanan. Keindahannya adalah keindahan kayu, yaitu warna dan serat- serat alami yang terbentuk sepanjang masa tumbuh pohonnya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_573" class="wp-caption alignleft" style="width: 404px"><a rel="attachment wp-att-573" href="http://andesit-naka.com/news/parket-sebagai-pilihan-finishing-lantai/attachment/2/"><img class="size-medium wp-image-573" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/10/2-492x480.jpg" alt="" width="394" height="384" /></a><p class="wp-caption-text">Aplikasi Parket pada ruangan</p></div>
<p>Pada era sekarang ini kita mengenal banyak sekali jenis lantai, ada marmer, keramik, parket, kayu dsb. Namun kini para pemilik rumah lebih mengincar parket sebagai finishing lantainya. Apa kelebihan lantai parket dari lantai-lantai lainnya?Tentu saja keindahan yang disertai kenyamanan. Keindahannya adalah keindahan kayu, yaitu warna dan serat- serat alami yang terbentuk sepanjang masa tumbuh pohonnya.</p>
<p>Lantai parket merupakan lantai khusus yang juga membawa beberapa keterbatasannya sehingga kalau di rumah tinggal hanya cocok digunakan di ruang tidur, makan, ruang keluarga, ruang duduk, mungkin juga dapur. Untuk ruang luar atau daerah basah, Anda harus memakai lantai kayu utuh nonparket. Lantai parket berbeda dengan lantai kayu zaman dulu yang terbuat dari papan kayu utuh. Parket terbuat dari partikel kayu yang diserut dan dipadatkan membentuk lapisan kayu dengan ketebalan sekitar 10 mm. Kini pilihan motif, tekstur, dan warna lantai parket makin beragam. Ada yang bernuansa coklat tua, coklat muda, krem, dan sebagainya.</p>
<p>Material kayu untuk parket di Indonesia, umumnya berjenis kayu jati, kayu merbau, kayu kelapa, kayu sungkai, kayu sonokeling, kayu bengkirai dan kayu ulin yang digunakan oleh arsitek rumah. Yang terakhir ini terbilang mahal dan agak sulit dicari baik oleh jasa desain interior rumah ataupun jasa arsitek rumah</p>
<p>Keunggulan lainnya dari parket adalah kenyamanannya. Sifatnya yang hangat tak cuma dari tampilan tapi juga saat dirasakan. Di lantai parket anda bisa tidur berbaring tanpa kuatir merasa kedinginan.</p>
<p>Dalam perawatannya pun tidak seperti yang dikhawatirkan oleh banyak orang, lantai kayu amat mudah dirawat dan dibersihkan. </p>
<div id="attachment_572" class="wp-caption alignleft" style="width: 458px"><a rel="attachment wp-att-572" href="http://andesit-naka.com/news/parket-sebagai-pilihan-finishing-lantai/attachment/1/"><img class="size-medium wp-image-572" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/10/1-640x294.jpg" alt="" width="448" height="206" /></a><p class="wp-caption-text">Berbagai Motif Parket</p></div>
<p>Berkat finishing pelindung yang kuat, pembersihan dan perawatan lantai parket sama mudahnya dengan lantai keramik. Kalaupun tergores misalnya, lantai kayu amat mudah diperbaiki. Kalau goresannya ringan, perbaikannya hanya dengan pengamplasan dan merefinish ulang hanya di bagian yang rusak saja. Kalau goresannya terlalu dalam atau terkena noda yang sulit dihilangkan, keping yang cacat itu dengan mudah dapat diganti.</p>
<p>Namun yang harus diperhatikan dalam perawatannya adalah untuk menjaga keawetannya, hindari penggunaan air secara berlebihan saat membersihkan lantai parket. Jangan sampai air merembes ke dalam pori-pori parket karena akan membuatnya mengelupas. Ada juga yang memanfaatkan perasaan air lemon atau belimbing wuluh untuk membersihkan noda membandel dan membuat lantai parket lebih berkilau.</p>
<p> Untuk daerah tropis, parket memang membutuhkan perawatan ekstra karena warna kayu bisa pudar akibat sinar matahari. Untuk menjaga agar penampilan parket tetap awet, sebaiknya sering menukar letak perabot di ruangan yang menggunakan parket. Dan biasanya, perusahaan parket melengkapi pelayanannya dengan steam setiap 6 bulan sekali. Ini berfungsi untuk memelihara warna dan kebersihan parket.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andesit-naka.com/news/parket-sebagai-pilihan-finishing-lantai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>REFLEKSI ARSITEKTUR RUMAH NENEK UNTUK RUMAH MASA KINI</title>
		<link>http://andesit-naka.com/news/refleksi-arsitektur-rumah/</link>
		<comments>http://andesit-naka.com/news/refleksi-arsitektur-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Oct 2010 04:49:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andesit_naka</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andesit-naka.com/?p=538</guid>
		<description><![CDATA[  Kenangan indah berlibur kerumah nenek, ternyata tidak hanya milik anak-anak saja. Saya, sudah setua ini…., (tapi selalu merasa muda), masih rindu berlibur ke rumah nenek, meskipun sekarang nenek saya sudah meninggal dan rumah sudah dijual. Alih-alih membandingkan antara rumah nenek dan rumah saya sekarang, ternyata ada beberapa yang boleh jadi dapat dijadikan pelajaran. Rumah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p style="text-align: left"><a rel="attachment wp-att-563" href="http://andesit-naka.com/news/refleksi-arsitektur-rumah/attachment/1-2/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-563" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/10/11-637x480.jpg" alt="" width="573" height="432" /></a>Kenangan indah berlibur kerumah nenek, ternyata tidak hanya milik anak-anak saja. Saya, sudah setua ini…., (tapi selalu merasa muda), masih rindu berlibur ke rumah nenek, meskipun sekarang nenek saya sudah meninggal dan rumah sudah dijual. Alih-alih membandingkan antara rumah nenek dan rumah saya sekarang, ternyata ada beberapa yang boleh jadi dapat dijadikan pelajaran.</p>
<p>Rumah nenek saya, terletak di kota Surabaya, kota yang sejak saya kecil sampai sekarang terasa panas (memang begitu adanya). Meskipun tidak terletak dikawasan elit, tapi kami senang bila berlibur ke rumah nenek.</p>
<p>Rumah tua yang sederhana ternyata sarat dengan pesan arsitektur. Banyak pembelajaran yang dapat dipetik pada desain rumah tua itu. Sesuai dengan slogan dan ajakan untuk hemat energi  dan membuat bumi ini menjadi  hijau, tidak ada salahnya kita dapat merefleksikan kembali desain rumah tersebut.</p>
<p><strong><em>Beranda Sebagai Fungsi Sosial dan Ruang Transisi</em></strong></p>
<p><a rel="attachment wp-att-565" href="http://andesit-naka.com/news/refleksi-arsitektur-rumah/attachment/3-2/"><img class="alignleft size-medium wp-image-565" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/10/31-640x427.jpg" alt="" width="448" height="299" /></a>Sama seperti rumah pada masanya, rumah ini memiliki beranda yang cukup luas dan berpagar setengah dinding kira-kira setinggi 60 cm, sebagai pembatas. Bagian atas dari pembatas ini, dibuat agak lebar, untuk tempat duduk bagi kami. Dinding pembatas ini ditutupi oleh material yang sederhana tapi cukup tahan lama, yaitu ubin.</p>
<p>Biasanya di beranda ini nenek dan kakek duduk sore disepasang kursi dan sebuah meja yang berisi kudapan sore hari dan secangkir teh hangat. Mereka menikmati sore sambil menyapa tetangga yang melintas didepan rumah mereka. Kalau kami beda lagi, pada saat itu fungsi beranda untuk menunggu jajanan favorit kami lewat, tahu bakso dan lontong kupang. Ternyata fungsi beranda depan selain sebagai ruang transisi antara ruang luar dapat pula memiliki fungsi sosial.</p>
<p>Panas matahari siang akan masuk ke dalam rumah, bila jendela dibuka, tapi hal tersebut tidak akan terjadi bila sekitar rumah banyak ditumbuhi pohon. Hal ini terjadi di halaman depan rumah nenek. Sebuah pohon jambu yang cukup besar, berdiri di depan beranda. Bila musim kembang tiba, hamparan hijau rumput peking hampir tertutup dengan rambut kembang jambu. Terlihat sangat indah, dengan warna merah muda, saya biasa menyebutnya jambon. Di kanan dan kiri pohon terbut berdiri pohon sirsak dan pohon srikaya yang rajin berbuah. Meskipun tidak seteduh pohon jambu tapi pohon ini cukup membuat hijau beranda pada siang hari, (meskipun kami jarang menikmati beranda pada siang hari).</p>
<p>Berbeda sekali dengan rumah yang saya tempati saat ini, beranda kecil di depan rumah, meskipun saya masih memiliki beranda yang cukup luas di belakang rumah, tapi nilai sosialnya menjadi berkurang. Beranda depan hanya untuk ruang transisi sebelum masuk rumah.</p>
<p>Karena keterbatasan lahan, di depan beranda meskipun tidak ditanami tanaman besar tapi cukup hijau dengan tanaman rendah yang berdaun lebar dan beberapa tanaman hias berdaun lebar yang saya letakkan di dalam pot dan beberapa lagi saya gantung.</p>
<p>Tapi lumayanlah, ada keteduhan dan produksi O2 yang bisa kami nikmati di siang hari. Beberapa bagian halaman belakang, dibiarkan ditumbuhi rumput supaya air hujan masih dapat masuk ke dalam tanah. Hanya ada satu pohon yang cukup besar memberikan kesejukkan pada rumah, pohon rambutan. Manfaat lain, bisa menikmati pada musim rambutan dan juga memberi keteduhan di beranda belakang rumah.</p>
<p><strong><em>Jalur Evakuasi Kebakaran</em></strong></p>
<p>Rumah tua itu memiliki jalur evakuasi kebakaran yang terletak di kanan dan kiri rumah, yang cukup lebar kurang lebih 2 meter, maka atap rumah pun terpisah antara satu rumah dengan rumah lainnya. Jalur ini sebagai  salah satu syarat dalam mendirikan rumah,</p>
<p>Tentunya selain untuk evakuasi, ternyata jalur tersebut dapat menjadi space untuk menghadirkan cahaya matahari masuk ke dalam rumah. Otomatis, setiap ruang memiliki minimal satu sisi yang berhubungan dengan ruang luar. Pencahayaan alami pada siang hari dapat 100% masuk ke dalam rumah dan ruangan tidak membutuhkan pencahayaan buatan pada siang hari.</p>
<p><strong><em>Jendela Ganda</em></strong></p>
<p><a rel="attachment wp-att-564" href="http://andesit-naka.com/news/refleksi-arsitektur-rumah/attachment/2-2/"><img class="alignleft size-medium wp-image-564" src="http://andesit-naka.com/wp-content/uploads/2010/10/21-637x480.jpg" alt="" width="446" height="336" /></a>Jendela kaca dibiarkan berukuran besar yang dapat dibuka lebar-lebar pada siang hari. Udara segar begitu berlimpah masuk ke dalam ruangan, apalagi diatasnya diberi jalusi yang selalu terbuka 24 jam. Jalusi berupa lubang yang cukup untuk mengalirkan udara dan tersedia di atas pintu dan jendela.</p>
<p>Berbicara mengenai jendela, uniknya di setiap kamar minimal memiliki ukuran jendela ganda kira-kira berukuran 1.6 meter dengan tinggi minimal 1.6 meter. Artinya setiap jendela memiliki empat daun jendela, yaitu dua daun jendela krepyak dan dua daun jendela kaca.</p>
<p>Jendela ganda bisa dijadikan alternatif solusi hemat energi. Jendela krepyak untuk memasukkan udara segar sedangkan jendela kaca untuk memasukkan cahaya matahari. Bila pada malam hari jendela kaca bisa dibuka tetapi jendela krepyak ditutup, sehingga udara segar dapat tetap masuk ke dalam ruangan. Untuk urusan nyamuk, solusi penggunaan kelambu bisa menjadi alternatif yang bagus. Setidaknya bisa lebih sehat, dibandingkan dengan penggunaan obat nyamuk.</p>
<p>Desain jendela dapat dijadikan contoh, supaya dapat mengoptimalkan cahaya matahari masuk ke dalam ruang dan tetap menghalau panasnya. Selain jendela harus terbuka, juga penggunaan pet yang cukup lebar agar panas matahari tidak masuk ke dalam rumah tapi cahaya dapat. Model rumah minimalis sekarang, biasa menghadirkan tritisan atau pet pun jadi minimal(is). Desain pet atau tritisan seperti “malu-malu”, dengan panjang pet yang sempit sehingga air hujan dan panas matahari masih leluasa mengenai daun jendela bahkan masuk ke dalam ruang. Panjang pet dan tinggi jendela saling berhubungan, semakin tinggi jendela maka dibutuhkan semakin panjang pet yang didesain.</p>
<p>Banyak manfaat yang dapat dipetik dari kehadiran jendela yang tepat, selain udara dapat masuk ke dalam ruang, dengan jendela terbuka dapat  meminimalkan penggunaan kipas angin/AC dan lampu pada siang hari. Artinya energi dapat dihemat.</p>
<p><strong><em>Ruang  Hemat Energi</em></strong></p>
<p>Ruang keluarga di rumah tua ini, tidak cukup spesifik. Sama seperti rumah lainnya, ruang keluarga pada rumah ini, tempat bercengkrama anggota keluarga sambil menonton televisi. Tapi setidaknya memiliki “nafas” kebersamaan yang bersahaja. Tidak memenangkan ego desainer tapi berlandaskan pada kepentingan penghuninya.</p>
<p>Teladan tersebut yang dapat diambil pada desain masa kini, kehadiran ruang keluarga yang aman dan nyaman untuk seluruh anggota keluarga dengan konsep keterbukaan dapat menghemat energi.  Sesuai dengan namanya ruang keluarga artinya ruang yang dapat menampung seluruh aktivitas keluarga.</p>
<p>Selain untuk bercengkrama sesama anggota keluarga, ruang keluarga juga tempat melakukan aktivitas berbeda secara bersamaan, seperti belajar. Peraturan yang harus dipatuhi bersama untuk menggunakan ruang keluarga dapat diberlakukan. Cukup satu televisi pada ruang keluarga yang akan digunakan secara bersamaan dan bergantian.</p>
<p>Kehadiran ruang belajar bersama yang berada di ruang keluarga, selain untuk belajar toleransi juga disiplin diri. Konsep kebersamaan diterapkan dengan menghadirkan cukup satu komputer pada satu ruang belajar satu yang cukup besar. Ruang tidur hanya digunakan untuk tidur saja, sehingga penghematan penggunaan listrik untuk AC dan lampu.</p>
<p>Penggunaan warna cat yang terang untuk membantu pencahayaan dalam ruang. Setiap ruang memiliki syarat yang sama yaitu nyaman dan sehat. Pemilihan furniture yang sesuai fungsi dan ukurannya menjadikan ruang terasa nyaman.</p>
<p>Satu ruang yang membangkitkan memori saya adalah dapur. Bukan dapur yang canggih dan mewah, tapi dapur di belakang dan agak terpisah dari rumah, artinya udara bebas dapat berhubungan langsung dengan dapur. Dapur dengan “amben” yang cukup luas dan ruang berkisi-kisi yang menghubungkan antara dapur dan kolam samping rumah. Pada siang hari, dapur ini tidak menggunakan pencahayaan buatan, asli… pakai pencahayaan alami.</p>
<p>Meskipun sederhana, dinding dari papan, ruang makan pun langsung berhubungan dengan kolam yang berpulau pohon jeruk nipis. Udara segar dapat leluasa masuk melalui kisi-kisi kayu.</p>
<p>Meskipun hidup di jaman sekarang, tapi teladan yang dapat diambil dari desain rumah nenek bisa diterapkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andesit-naka.com/news/refleksi-arsitektur-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemilihan warna yang tepat untuk memperindah fasad bangunan anda.</title>
		<link>http://andesit-naka.com/news/pemilihan-warna/</link>
		<comments>http://andesit-naka.com/news/pemilihan-warna/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2010 05:20:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andeka</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andesit-naka.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Fasad atau tampak muka bangunan umumnya memiliki ciri khas dan berkarakter. Tidak hanya dari bentuknya, tetapi mulai dari material, tekstur sampai dengan pemilihan warna. Bentuk fasad bangunan bisa menyesuaikan dengan tren pada masanya. Begitu juga tren dapat mempengaruhi pemilihan warna yang tepat. Hal ini menjadi unsur utama dalam menghasikan totalitas suatu desain. Pemilihan warna yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://andesit-naka.com/wp-content/gallery/projects/pemilihan-warna.jpg" alt="Pemilihan Warna" title="Pemilihan Warna" width="200" height="150" class="imgleft size-thumbnail wp-image-286" /></a>
<p style="text-align: justify;">Fasad atau tampak muka bangunan umumnya memiliki ciri khas dan berkarakter. Tidak hanya dari bentuknya, tetapi mulai dari material, tekstur sampai dengan pemilihan warna. Bentuk fasad bangunan bisa menyesuaikan dengan tren pada masanya. Begitu juga tren dapat mempengaruhi pemilihan warna yang tepat. Hal ini menjadi unsur utama dalam menghasikan totalitas suatu desain. Pemilihan warna yang tepat bisa memperindah desain suatu fasad bangunan. Mengingat setiap warna pada fasad menghasilkan passion dari suatu bangunan. Maka dari itu warna dapat mempunyai daya tarik tersendiri dan mempengaruhi secara psikologis pada diri manusia. Hadirnya kesan dan suasana sebuah desain baik atau buruk sangat tergantung pada pilihan warna yang tepat. Dengan adanya kesamaan unsur warna, komposisi antarwarna yang tepat, dan kejelian dalam memadukan jenis warna, akan menghasilkan suatu fasad yang indah, harmonis, dan enak dipandang. Dengan mempertimbangkan iklim sekitar, dan juga karakter daerah lingkungan fasad bangunan itu berada, maka ekspresi fasad akibat pemberian warna sangat memberikan dampak yang sangat berarti. Hal-hal yang harus diperhatikan dengan teliti :</p>
<p style="text-align: justify;">1. Pengaruh warna pada fasad dapat menimbulkan berbagai macam kesan bangunan, sebagai contoh warna dengan karakteris lembut, nyaman, menarik dan romantis, seperti abu-abu, pink, orange, ungu.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Warna dengan karakteristik memberikan kesan tenang dan damai bisa menciptakan kesan yang sejuk pada lingkungan sekitar, yaitu adanya perpaduan warna hijau dan biru tua.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Warna dengan karakteristik individual dan berani, yaitu warna merah termasuk dalam kategori ini, warna ini memiliki karakter yang berani, energi yang sangat tinggi, memberikan suatu kesan vitalitas yang tinggi, dan dapat memberikan kesan kepribadian yang kuat.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Warna dengan karakteristik warna ceria, yaitu warna kuning, warna ini merupakan warna terang yang memberikan kesan ceria dan hangat. Untuk menyeimbangi warna tersebut pada fasade bangunan dapat menggunakan warna putih atau krem.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Warna dengan karakteristik ringan, bebas, dan mudah, yaitu warna putih, atau warna alami (seperti warna kayu) , warna ini adalah warna netral yang bisa difungsikan untuk mengkombinasikan berbagai karakteristik warna, sehingga banyak sekali fasad bangunan yang memakai warna putih. Karakter yang terdapat pada warna putih adalah netral dan dapat memberi suasana ketenangan dan mengandung arti spiritual tersendiri. Banyak sekali bangunan publik menggunakan warna ini baik sebagai warna untuk fasad bangunan (eksterior) maupun sebagai kombinasi warna untuk interior dalam bangunan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andesit-naka.com/news/pemilihan-warna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

